Home » Dunia Perpustakaan » Wapres: Ubah Perpustakaan Seperti Mall

Wapres: Ubah Perpustakaan Seperti Mall

Wakil Presiden M Jusuf Kalla meminta para pengelola perpustakaan agar:

  • Bisa mengubah tampilan bukan sebagai tempat yang kumuh, berdebu dan sepi tetapi bisa semarak seperti sebuah mall atau pusat perbelanjaan.
  • Jjika perlu perpustakaan buka pada hari-hari libur seperti Sabtu dan Minggu.
  • Jam kerjanya dibuka di saat sore atau malam hari sehingga terbalik dengan jam kantor. Hal itu, diperlukan karena orang pergi ke perpustakaan untuk membaca buku atau melakukan penelitian sehingga perlu waktu yang pas, tenang di luar jam kantor.
  • Perpustakaan harus membuat kegiatan-kegiatan yang betul-betul menarik masyarakat dan anak sekolah untuk datang dan membaca.
  • Pentingnya pengadaan buku. Buku adalah guru yang tidak pernah penat, atau capai dan tak pernah protes
  • Buku saja tidak cukup tanpa adanya seorang guru yang bisa menuntun cara belajar dan membaca dengan baik.
  • Untuk menumbuhkan minat baca yang baik harus dilakukan dua hal,yakni pertama, kebiasaan yang harus dimulai sejak dini. Kedua, keharusan. Kebiasaan saja tidak cukup tanpa sebuah keharusan. Minat baca pelajar Indonesia rendah, karena salah satunya tidak adanya keharusan membaca buku. Kalau perlu dijadikan standar kelulusan. Di masa depan kelulusan harus punya standar-standar tertentu sehingga mengharuskan anak didik belajar dan membaca.

Sumber: http://republika.co.id/ubah_perpustakaan_seperti_mall

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s