Home » Dunia Perpustakaan » Otomatisasi perpustakaan dengan: Athenaeum light 6.0 (koepoenya perpustakaan)

Otomatisasi perpustakaan dengan: Athenaeum light 6.0 (koepoenya perpustakaan)

Kata “athenaeum” diambil dari bahasa Yunani yang artinya perpustakaan atau reading room. Nama ini digunakan oleh Sumware Consulting (New Zealand) untuk nama produk perangkat lunak “gratisan” yang mereka buat.  Athenaeum dibangun dari Database Software Filemaker Pro 6.0 (www.filemaker.com). Sebuah perangkat lunak untuk mengelola data (work group) dengan operasi sangat mudah dan sederhana. Kemudahan yang diberikan Filemaker telah menobatkannya sebagai software yang paling mudah digunakan cersi majalah PC World 2004. kemudahannya pula yang memberi peluang pada banyak orang (non programmer) mampu untuk mengotak-atik bahkan membuat sendiri sesuai dengan kebutuhan perpustakaannya.

 

Versi Light adalah versi sederhana dan merupakan potongan dari versi yang lebih lengkap dari Athenaeum Pro (tidak gratis). Sekalipun aplikasi ini adalah gratisan (free software) dan sekedar potongan perangkat lunak untuk tujuan promosi, nampaknya fitur-fitur dalam Athenaeum masih sangat menarik untuk dipakai sebagai salah satu otomasi perpustakaan secara sederhana.

 

Sebagai aplikasi gratisan yang murah meriah, ternyata Athenaeum juga memberi peluang kepada pemakai untuk melakukan modifikasi sesuai kebutuhan, bahkan kesempatan untuk mengembangkan perangkat lunak sederhana yang jauh dari anggapan “canggih” ini tidak tercekat pada jenis database bibliografi saja, melainkan memberi peluang untuk merubah aplikasi open script ini lebih kaya dengan kemungkinan untuk membuat full text bahkan multimedia database

 

Dalam menggunakan aplikasi ini PC pendukungnya harus OS Windows /95/98/2000/XP, Pentium /RAM64BM/133mhz dengan  CD drive atau port flash disc (untuk back up data) dan software File Maker Pro 6.0 sebagai kebutuhan perangkat lunak dan kerasnya. Atau cukup disediakan 1 komputer dengan hardisk 1 giga, bekerja pada OS windows walau hanya pakai Pentium 1, sehingga cukup 1 librarian yang memahami OS windows untuk handel 1 perpustakaan dengan layanan one-stop service. Tentu saja ini syarat minimal, semakin tinggi spesifikasi komputer tentu lebih baik.

 

Dengan semakin banyaknya pengguna athenaeum pada setiap institusi hingga ke seluruh pelosok di Nusantara, maka semakin dinamisnya sebuah perpustakaan dalam mengembangkan otomasi perpustakaan sesuai dengan kebutuhan pada institusi tersebut dengan mudah dan murah. Dengan demikian visi dan misi pengembangan athenaeum ini dapat ditelurkan ke seluruh lapisan masyarakat yang peduli terhadap perpustakaan yang kering tanpa otomasi.

download software di sini 

9 thoughts on “Otomatisasi perpustakaan dengan: Athenaeum light 6.0 (koepoenya perpustakaan)

  1. Saya sudah setahun menggunakan program ini. saya mengaplikasinya pada satu komputer saja. sekarang dengan bertambahnya jumlah koleksi dan pengguna perpustakaan, kami mencoba membuat LAN, ketika kami coba ternyata gak bisa dibuka secara bersamaan pada komputer lain. saya minta tolong penjelasan cara pembuatan LAN untuk program ini, mohon di balas ke email saya, Trimksh banyak

  2. Saya Sudah Mendownload Program AT, Dan Saya Bermaksud Membuat LAN Dengan Program Ini….Bagaimana Caranya Dan Apakah Di AT Ada Untuk Penelusuran Skripsi Atau Tidak…Karena Yang Saya Tau Hanya DApat Untuk Penelusuran Buku Saja..Terimakasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s