Home » Dunia Perpustakaan » Perpustakaan bukan tempat mengoleksi buku

Perpustakaan bukan tempat mengoleksi buku

Kalau kita menyebut kata perpustakaan, yang ada di benak kita adalah suatu ruangan yang di penuhi oleh koleksi buku dan bahan bacaan lainnya. Kalau sekarang mungkin ruangan itu tidak hanya dalam bentuk ruang nyata tapi juga ruang maya di internet atau komputer. Koleksi bahan bacaannya pun tidak hanya dalam bentuk kertas tapi juga dalam format digital yang lebih dikenal dengan e-book.
Tapi apa gunanya kalau perpustakaan dengan segudang koleksinya itu jika hanya menjadi koleksi tanpa ada yang membaca? Tentunya akan sayang sekali. Karena itulah, seharusnya perpustakaan tidak hanya menjadi tempat menyimpan bahan bacaan tetapi juga menjadi tempat untuk “mengoleksi” orang-orang yang gemar dan cinta membaca. Perpustakaan harusnya lebih aktif dalam menghasilkan orang-orang yang mau membaca koleksinya.

Misalnya dengan memperbanyak kegiatan yang melibatkan anggota perpustakaan dan orang-orang sekitarnya untuk tertarik membaca. Mungkin dengan kegiatan bedah buku-buku menarik, atau kegiatan lomba meresensi buku. Tau kegiatan lainnya yang bisa membuat orang gemar membaca.

Kalau bukan pihak perpustakaan. Siapa lagi yang lebih tepat untuk melakukan ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s