Home » Dunia Perpustakaan » Mencetak Pustakawan Profesional

Mencetak Pustakawan Profesional

Dalam dunia pendidikan, perpustakaan hadir sebagai penunjang aktifitas belajar mengajar. Didalamnya, perpustakaan menderetkan beragam koleksi literatur yang bila dibaca, dapat menambah pengayaan intelektualitas para pembacanya.

Di perpustakaan, setiap koleksi merupakan aset yang bernilai, dan membutuhkan pengelolaan, dan perawatan secara tepat, dan profesional. Oleh karena itu,  dibutuhkan tenaga pustakawan yang benar-benar mengetahui, memahami, dan menguasai ilmu kepustakaan.

Esensinya, seseorang pergi ke perpustakaan karena membutuhkan literatur dan informasi. Namun, sebelumnya bila datang ke perpustakaan, setidaknya ada dua hal yang harus diperhatikan oleh pengunjung. Pertama adalah informasi apa yang mau dicari? Bila sudah tahu, diperpustakaan pengunjung dapat mencari literatur yang sesuai melalui katalog, maupun bibliografi. Kedua, apabila pengunjung mencari daftar artikel, dokumen, berdasarkan subjek, dan penulis, carilah di index. Melalui index kita dapat mencari ‘siapa, pernah menulis apa, dan dimana. Kedua hal tersebut akan memudahkan pengunjung dalam pencarian literatur, maupun informasi yang dibutuhkan.

Sayangnya, meski di Indonesia terdapat banyak perpustakaan, tapi tidak semua dikelola dengan baik. Termasuk, tidak semua perpustakaan yang melengkapi dirinya dengan katalog, bibliografi, maupun indeks. Karena memang, untuk membuat ketiga hal tersebut tidak mudah. Dibutuhkan, orang yang ahli, dan mengetahui ilmunya. Untuk itulah kenapa, diperlukan pustakawan yang berasal dari Jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi.

Mengelola Perpustakaan

Kualitas pendidikan Indonesia akan tetap rendah, selama dunia perpustakaan tidak dibangun dengan sungguh-sungguh. Perpustakaan merupakan ‘gudang’ informasi. Didalamnya, terdapat ragam koleksi literatur yang kaya manfaat pengetahuan.

Oleh karena itu, pengelolaannya pun harus sungguh-sungguh sesuai dengan kaidah-kaidah keilmuan.

Dalam mengelola sebuah perpustakaan, idealnya, terdapat empat orang pustakawan. Masing-masing bertanggung jawab pada pengadaan, pengolahan teknis, pelayanan referensi, dan pelayanan umum. Maksud dari pengadaan berarti pustakawan yang bertugas mengadakan buku-buku, dan sumber-sumber informasi lainnya sebagai koleksi perpustakaan. Tentu saja dibutuhkan seseorang yang kaya wawasan, dan gemar membaca.

Sedangkan, pustakawan yang bertanggung jawab pada pengolahan teknis, katanya, bertugas untuk membuat katalog, melakukan klasifikasi literatur, dan membuat indeks.

Petugas pelayanan referensi merupakan pustakawan yang menjadi ujung tombak perpustakaan. Sejatinya Ia mampu memberikan informasi dan referensi sesuai kebutuhan pengunjung. Oleh karenanya, Ia pun harus memiliki wawasan yang luas. Sementara itu, petugas pelayanan umum, ditugaskan sebagai pustakawan yang memberikan pelayanan administrasi. Misalnya, pendaftaran keanggotaan, peminjaman buku, dan pengurusan denda.

http://www.republika.co.id
Senin, 13 Nopember 2006

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s