Sejarah Perpustakaan Baghdad
Posted by perpusmasjid on January 2, 2007
Dinasti Abbasiyah (750-1258) bermunculan para filusuf, ilmuan, dan sentar ilmu. Puluhan perpustakaan besar (maktabah) didirikan, termasuk Perpustakaan Baghdad yang diawasi langsung oleh khalifah. Selain karya-karya asing, buku karya ilmuan muslim sendiri juga ada di Perpustakaan Baghdad ini. Koleksi buku Perpustakaan Baghdad berjumlah 400 hingga 500 ribu jilid.
Khalifah yang membangun cikal bakal Perpustakaan Baghdad adalah al Mansyur (754-775). Ia memulai kegiatan ilmu ini dengan memerintahkan penerjemahan buku-buku asing. Ia juga membangun gedung khusus yang menjadi cikal-bakal baitulhikmah yang dibangun oleh al Ma’mun (813-833). Baitulhikmah kemudian menjadi perpustakaan besar dengan segala aktivitas intelektualnya.
Perpustakaan yang dibangun dengan susah-payah pada masa Abbasiyah dihancurkan seketika oleh pasukanMongol (1258). Mereka membakar atau membuang ke Sungai Tigris koleksi buku Perpustakaan Baghdad. Ini adalah pemusnahan buku paling mengerikan dalam sejarah perpustakaan Islam. Tumpukan api unggun pembakaran buku Perpustakaan Baghdad konon menyamai ketinggian menara Masjid Agung Baghdad.






tikabanget™ said
banyak ilmu ilang..
SAYA DUKUNG BERSIHAR LUBIS « islaM Modern said
[...] Iblis-iblis ini mengoyak kebanggaan bulan kemerdekaan kemaren karena dengan sengaja telah memusnahkan 1.247 buku sejarah kurikulum 2004. Buku itu disita dari lima SMP dan tiga SMA di wilayah Depok, menorehkan sejarah kelam Indonesia. Sekelam pembantaian dan penghancuran perpustakaan Baghdad pada tahun 1258. [...]
fanaticanz said
anjrit!! sadis bener!!!
kurtubi said
Taqdirkah?
Sidicx said
Pemusnahan ini yang menyebabkan banyak pengetahuan-pengetahuan Islam yang lantas diklaim oleh pihak barat…
sayang banget…padahal banyak banget ilmunya tuh…
The Cosmo said
Suatu saat, pasti Islam akan bangkit kembali.
#
#Mungkin bisa dalam bentuk digital library,
LIBRARY OF SEMARANG » Blog Archive » Sejarah Perpustakaan Islam Di BAGHDAD said
[...] Sejarah Perpustakaan Baghdad [...]